| dc.description.abstract | Karawang sebagai salah satu kota industri di Indonesia mengalami
permasalahan sosial yang cukup kompleks, salah satunya adalah
meningkatnya jumlah anak jalanan akibat kemiskinan dan
keterbatasan akses pendidikan serta kesejahteraan. Keberadaan
anak jalanan sering menimbulkan keresahan bagi masyarakat
karena dianggap mengganggu ketertiban umum. Namun, hingga
saat ini, fasilitas rumah singgah di Karawang masih sangat
terbatas, sehingga kebutuhan akan tempat yang layak untuk
menampung, membina, dan mengembangkan potensi anak jalanan
menjadi semakin mendesak.
Oleh karena itu perlu adanya perancangan rumah singgah anak
jalanan di Karawang dengan pendekatan arsitektur perilaku.
Pendekatan ini diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang
mampu mendukung perubahan perilaku anak jalanan menuju
kehidupan yang lebih baik melalui desain ruang yang aman,
ramah, dan sesuai dengan kebutuhan psikologis serta sosial
mereka. Zonasi ruang dirancang berdasarkan tingkat privasi agar
anak-anak memiliki keseimbangan antara ruang personal dan
interaksi sosial. Selain itu, material dan sistem pencahayaan dipilih
untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, hemat energi, dan
berkelanjutan.
Perancangan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi
permasalahan sosial di Karawang dengan memberikan wadah
bagi anak jalanan untuk mendapatkan pembinaan, pendidikan,
dan perlindungan dalam lingkungan yang positif dan mendukung. | en_US |