Dukungan Sosial dan Kesejahteraan Psikologis pada Cosplayer
Abstract
Penelitian ini mengkaji hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan
psikologis pada cosplayer. Jumlah partisipan pada penelitian ini adalah 105
cosplayer aktif di Indonesia yang berusia 13-35 tahun, subjek perempuan
berjumlah 63 orang (60.0%) dan laki-laki berjumlah 42 orang (40.0%) dan telah
melakukan cosplay setidaknya dua kali berpartisipasi dalam kegiatan cosplay.
Desain korelasional kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui
kuesioner online menggunakan alat ukur Multidimensional Scale of Perceived
Social Support (MSPSS) dan Psychological Well-Being Scale (PWB). Hasil
analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan
sosial dari orang terdekat (others) dengan dimensi hubungan positif dengan orang
lain (r = 0,287; p = 0,003), dukungan keluarga dengan dimensi penerimaan diri (r
= 0,364; p < 0,001) dan penguasaan lingkungan (r = 0,265; p = 0,006), serta
dukungan teman dengan dimensi hubungan positif dengan orang lain (r = 0,246; p
= 0,011). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan
antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis (r = 0,248; p = 0,011). Hasil
dari penelitian ini menunjukkan bahwa cosplayer yang menerima dukungan sosial
lebih tinggi cenderung memiliki kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi.
Collections
- Psychology [240]
