| dc.description.abstract | Latar Belakang : Nyeri merupakan respons tubuh akibat kerusakan jaringan.
Asam mefenamat bekerja menghambat prostaglandin, sedangkan ekstrak daun
sirsak dengan flavonoid dan alkaloid memiliki mekanisme serupa. Kombinasi
keduanya diperkirakan meningkatkan efektivitas analgesik dengan risiko efek
samping lebih rendah.
Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas analgesik kombinasi asam mefenamat dan
ekstrak daun sirsak dengan asam mefenamat tunggal dengan metode hot plate
pada mencit.
Metode: Hewan uji dibagi menjadi 4 kelompok: kontrol (CMC Na 0,5%), asam
mefenamat (1,3 mg/gBB), kombinasi asam mefenamat dan ekstrak daun sirsak
(1,3 mg/gBB dan 1,5 mg/gBB), serta ekstrak daun sirsak (1,5 mg/gBB). Efek
analgesik diuji menggunakan hot plate 55°C dengan pengukuran waktu latensi
respon pada menit ke 10, 20 dan 30. Data dianalisis melalui ANOVA pada p <
0,05 dan uji post-hoc
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kombinasi memiliki rata-
rata waktu latensi tertinggi, yaitu 21,06 detik pada menit ke-10, 10,38 detik pada
menit ke-20, dan 11,62 detik pada menit ke-30. Nilai tersebut berbeda signifikan
dengan kelompok kontrol dan asam mefenamat tunggal, namun tidak berbeda
signifikan dengan ekstrak daun sirsak tunggal.
Kesimpulan: Kombinasi asam mefenamat dan ekstrak daun sirsak berpotensi
meningkatkan efektivitas analgesik dan mendukung terapi kombinasi berbasis
herbal. | en_US |