| dc.description.abstract | Pacuan kuda di Kota Bima bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga
bagian penting dari identitas budaya dan potensi ekonomi
masyarakat. Sayangnya, hingga kini fasilitas yang tersedia masih
belum memadai dan perhatian terhadap pembinaan atlet berkuda
terbilang minim. Melihat kondisi tersebut, perancangan akademi
pelatihan kuda sekaligus arena pacuan menjadi langkah strategis
untuk mengangkat nilai budaya lokal sekaligus menciptakan peluang
wisata edukasi. Dengan pendekatan arsitektur ekologis, rancangan
ini mengedepankan harmoni antara fungsi, lingkungan, dan
kenyamanan pengguna. Selain sebagai tempat kompetisi, fasilitas ini
juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran, rekreasi, dan
pemberdayaan masyarakat sekitar. Kehadirannya bukan hanya
menjawab kebutuhan sarana pacuan kuda yang standar, tetapi juga
membuka jalan bagi perkembangan olahraga berkuda di Bima agar
lebih berkelanjutan. | en_US |