Perancangan Grandstand dan Pit Building Sirkuit Padang Panjang di Kota Manna dengan Pendekatan Arsitektur Tahan Gempa
Abstract
Sirkuit Padang Panjang Manna di Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan salah satu pusat
kegiatan otomotif regional yang potensial, namun belum memiliki fasilitas pendukung yang
representatif dan aman bagi penonton maupun pembalap. Kondisi geografis Bengkulu yang berada
pada zona seismik tinggi menjadikan aspek keselamatan terhadap gempa sebagai isu utama,
sehingga perancangan grandstand dan pit building harus mempertimbangkan mitigasi bencana.
Permasalahan khusus yang dikaji adalah bagaimana merancang grandstand berkapasitas ±2.000
penonton dan pit building yang mendukung aktivitas tim balap dengan tetap memenuhi standar
arsitektur tahan gempa. Metode perancangan dilakukan melalui studi regulasi (SNI 1726:2019, SNI 03-
1746-2000, dan SNI 03-6574-2001), analisis tapak, kajian tipologi grandstand dan pit building, serta
eksplorasi konsep FLEXZONE sebagai inovasi utama. FLEXZONE merupakan sistem modular
segmental dengan sambungan fleksibel yang memungkinkan tiap modul bereaksi independen saat
gempa, mengurangi risiko keruntuhan massal, dan mempercepat evakuasi. Hasil perancangan
menghasilkan grandstand modular 10 unit dengan kapasitas 200 orang per modul dan jarak antar
modul 8 meter sebagai zona evakuasi sekaligus buffer seismik, serta pit building modular dengan
integrasi ruang servis, paddock, dan sirkulasi aman. Konsep FLEXZONE terbukti memberi nilai
tambah pada aspek keselamatan, efisiensi evakuasi, dan adaptivitas desain terhadap risiko gempa di
Bengkulu Selatan.
Collections
- Architecture [4119]
