Perancangan Wisata Edufarm Sapi Perah Berbasis 21512180 Teknologi Ramah Lingkungan di Kota Batu Jawa Timur
Abstract
Kebutuhan konsumsi susu nasional Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, namun produksi susu
dalam negeri belum mampu memenuhinya secara optimal. Sekitar 78% kebutuhan susu dipenuhi melalui
impor karena terbatasnya jumlah peternakan sapi perah dan rendahnya produktivitas lokal. Minimnya
regenerasi peternak muda dan rendahnya pengetahuan akan peternakan menjadi tantangan besar
dalam peningkatan produktivitas susu. Sehingga perlunya edukasi lebih mengenai peternakan. Masalah
tersebut menjadi tantangan serius yang menuntut pengembangan sektor peternakan dalam negeri. Oleh
karena itu, diperlukan sarana edukatif yang mampu menjangkau masyarakat luas secara efektif dan
menarik, khususnya generasi muda. Edukasi tentang pengelolaan sapi perah dperlu dikemas dalam bentuk
yang lebih interaktif dan menyenangkan, yaitu melalui wisata edukasi peternakan (edufarm). Kota Batu
merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan sapi perah,
didukung oleh kondisi geografis yang mendukung. Hal tersebut menjadikan Kota Batu sebagai salah satu
komoditas peternakan utama yang berkontribusi terhadap produksi susu di Jawa Timur. Selain itu, Kota
Batu juga merupakan kawasan pusat strategis pariwisata dan sebagai kota pengembangan pariwisata. Di
samping itu limbah peternakan sapi perah juga merupakan penyumbang utama emisi gas metana yang
berdampak signifikan terhadap pemanasan global sehingga perlunya perancangan peternakan yang
berbasis ekologi dengan sistem pengolahan limbah yang efektif dan ramah lingkungan. Pendekatan ini
mendukung dan mengedepankan keberlanjutan lingkungan. Dengan mengemas kegiatan peternakan
dalam bentuk wisata edukasi yang menyenangkan, diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan
anak-anak, keluarga, hingga pelajar untuk memperoleh pemahaman langsung dan pengalaman nyata
tentang peternakan ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Collections
- Architecture [4119]
