Kelekatan Dewasa dan Kepuasan Perkawinan pada Individu yang Sudah Menikah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan dewasa dan
kepuasan perkawinan pada individu yang sudah menikah di Indonesia. Desain
penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan responden
berjumlah 190 individu yang sudah menikah berusia 18-40 tahun. Proses
pengambilan data dilakukan melalui kuesioner daring dengan alat ukur ENRICH
Marital Satisfaction (EMS) dan Revised Adult Attachment Scale (RAAS). Hasil
penelitian menunjukkan mayoritas responden (65%) memiliki tingkat kepuasan
perkawinan sedang. Ditemukan hubungan positif yang signifikan antara dimensi
close (r = 0.214, p < 0.01) dan depend (r = 0.206, p < 0.01) dengan kepuasan
perkawinan. Ini berarti kenyamanan dalam keintiman dan kemampuan untuk
saling bergantung secara sehat berkontribusi pada kepuasan hubungan.
Sebaliknya, dimensi anxiety menunjukkan hubungan negatif yang signifikan
dengan kepuasan perkawinan (r = -0.418, p < 0.001), menegaskan bahwa tingkat
kecemasan yang lebih tinggi dalam hubungan berkorelasi dengan kepuasan
perkawinan yang lebih rendah. Penelitian ini menegaskan kembali bahwa gaya
kelekatan dewasa memiliki pengaruh penting terhadap kualitas hubungan
perkawinan, dan memahami gaya kelekatan pasangan dapat menjadi kunci dalam
meningkatkan kepuasan perkawinan.
Collections
- Psychology [244]
