| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan citra
tubuh pada individu emerging adulthood yang pernah mengalami body shaming.
Emerging adulthood merupakan masa transisi antara remaja dan dewasa awal, yang
sering kali ditandai dengan meningkatnya tekanan sosial terhadap penampilan fisik.
Self-compassion dipahami sebagai sikap welas asih terhadap diri sendiri dalam
menghadapi pengalaman negatif, termasuk perlakuan body shaming Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Partisipan dalam
penelitian ini berjumlah 111 orang, berusia antara 18 hingga 29 tahun, yang tersebar di
berbagai provinsi di Indonesia. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara
purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Self-Compassion dan
Skala Body Image. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan
software JASP. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan
antara self-compassion dan citra tubuh, r = 0.312, p = 0.001. Artinya, semakin tinggi
tingkat self-compassion, semakin positif citra tubuh yang dimiliki oleh individu
emerging adulthood. Temuan ini memperkuat peran self-compassion sebagai faktor
protektif dalam membentuk persepsi tubuh yang sehat pada individu muda yang
mengalami body shaming. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
penyusunan intervensi psikologis berbasis self-compassion di kalangan remaja dan
dewasa muda. | en_US |