| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji hubungan antara iri hati dan Schadenfreude di kalangan
mahasiswa di Yogyakarta, Indonesia. Schadenfreude, yang didefinisikan sebagai
kepuasan atas kemalangan orang lain, dieksplorasi sebagai perilaku yang erat
kaitannya dengan perasaan iri hati. Iri hati, yang mencakup bentuk jinak dan jahat,
diduga memengaruhi Schadenfreude, di mana tingkat iri hati yang tinggi
diharapkan berkorelasi dengan peningkatan kecenderungan Schadenfreude.
Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan, melibatkan 207
mahasiswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui skala standar yang
mengukur iri hati dan Schadenfreude, diikuti dengan analisis statistik menggunakan
Spearman’s Rho dan regresi. Hasil menunjukkan korelasi positif yang signifikan
antara iri hati dan Schadenfreude (r = 0,694, p < 0,01), menunjukkan bahwa tingkat
iri hati yang lebih tinggi memprediksi kecenderungan Schadenfreude yang lebih
besar. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman dinamika emosi dalam konteks
sosial, khususnya pada dewasa muda, dan menyoroti implikasi dari iri hati yang
tidak terkelola dalam memicu interaksi sosial yang negatif. Penelitian lanjutan
disarankan untuk mengeksplorasi variabel tambahan yang memengaruhi
Schadenfreude pada berbagai demografi. | en_US |