Psychological Capital dan Career Adaptability pada Youth Worker
Abstract
Perubahan dunia kerja yang dinamis menuntut karyawan muda memiliki
kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan karier. Salah satu faktor
psikologis yang mendukung kemampuan tersebut adalah modal psikologis
(psychological capital), yang mencakup efikasi diri (self-efficacy), harapan
(hope), ketangguhan (resilience), dan optimisme (optimism). Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dan adaptabilitas
karier (career adaptability) pada karyawan muda di Yogyakarta. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan melibatkan
142 partisipan (72 laki-laki, 70 perempuan). Instrumen yang digunakan adalah
Career Adapt-Abilities Scale–Short Form (CAAS-SF) dan Psychological Capital
Questionnaire–12 (PCQ-12). Hasil analisis menunjukkan hubungan positif yang
signifikan antara psychological capital dan career adaptability (R = 0,728; p <
0,001). Modal psikologis memberikan kontribusi sebesar 53% terhadap
adaptabilitas karier. Selain itu, dari keempat dimensi psychological capital,
dimensi optimism memberikan kontribusi tertinggi dalam memengaruhi
kemampuan adaptasi karier. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan
sumber daya psikologis dalam mendukung kesiapan adaptif karyawan muda
terhadap dinamika dunia kerja.
Collections
- Psychology [244]
