Show simple item record

dc.contributor.authorDwiputra, Wilar Satria
dc.date.accessioned2025-10-30T04:22:37Z
dc.date.available2025-10-30T04:22:37Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58514
dc.description.abstractIndustri batik tulis tradisional memiliki potensi mencemari lingkungan akibat pembuangan limbah cair yang belum diolah. Penelitian ini dilakukan di CV. Berkah Lestari Jaya, Bantul, D.I. Yogyakarta, untuk mengetahui volume air limbah, penyebab limbah tidak memenuhi standar baku mutu pemerintah, serta merancang usulan perbaikan menggunakan pendekatan green manufacturing. Metode yang digunakan meliputi Process Activity Mapping (PAM), Environmental Value Stream Mapping (EVSM), Kepner Tregoe Problem Solving Methods, SCAMPER (Subtitute, Combine, Adapt, Modify, Put To Other Use, Eliminate, and Reverse) yang dipadukan dengan konsep ekonomi sirkular 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Recovery, Repair). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pewarnaan dan peloroddan menghasilkan limbah terbesar, faktor utama limbah air ini tidak lolos dengan standar baku mutu pemerintah yaitu tidak menerapkan pengolahan air limbah yang memanfaatkan pendakatan green manufacturing atau teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dan usulan perbaikan yang dapat diimplementasikan yaitu solusi alternatif terpilih yaitu eliminate.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBatik Tulisen_US
dc.subjectGreen Manufacturingen_US
dc.subjectAir Limbahen_US
dc.titlePenerapan Green Manufacturing untuk mengurangi Dampak Negatif dari Air Limbah Pada Proses Produksi Batik Tulis (Studi Kasus : Batik Tulis Berkah Lestari Jaya)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522001


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record