Show simple item record

dc.contributor.authorQirana, Bunga Dyah
dc.date.accessioned2025-10-30T03:59:25Z
dc.date.available2025-10-30T03:59:25Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58509
dc.description.abstractGlifosat merupakan herbisida sistemik yang menghambat sintesis asam amino pada tanaman. Untuk meningkatkan kelarutan, glifosat diformulasikan sebagai isopropilamin garam. Penambahan surfaktan seperti Softanol bertujuan meningkatkan penyerapan oleh tanaman. Penelitian ini memformulasikan Isopropilamin Glifosat 480 g/L dengan variasi Softanol (0–0,25%) serta menambahkan surfaktan CAPB (Cocamidopropyl Betaine) dan MIPA (Mono Isopropilamina). Evaluasi dilakukan melalui uji viskositas, pH, densitas relatif, kadar menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi, serta uji daya serap. Hasil Kromatografi Cair Kinerja Tinggi menunjukkan kadar Glifosat berada pada kisaran 486,31–490,96 g/L, dengan nilai KSR (Koefisien Standar Relatif) antara -1,32% hingga -2,28%, yang menunjukkan kestabilan kadar zat aktif tidak terganggu oleh penambahan surfaktan. Uji daya serap menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Softanol mempercepat waktu pembasahan, menandakan peningkatan efektivitas daya basah formulasi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGlifosaten_US
dc.subjectKromatografi Cair Kinerja Tinggien_US
dc.subjectDraves testen_US
dc.titlePengaruh Penambahan Surfaktan Pendukung Non Ionik Softanol terhadap Formulasi Isopropylamine Glyphosate 480 g/l SL.en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21612092


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record