Hubungan Tekanan Darah dengan Kadar Hemoglobin Pada Pasien Chronic Kidney Disease Stage V yang Akan menjalani Hemodialisis Inisiasi di RSUD Wonosari
Abstract
Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit katastropik
yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Komplikasi utama pada CKD
stage V adalah penurunan kadar hemoglobin akibat gangguan produksi
eritropoietin oleh ginjal. Hipertensi juga merupakan faktor risiko utama CKD karena
memperburuk kerusakan ginjal. Hubungan antara tekanan darah dan kadar
hemoglobin pada pasien CKD yang akan menjalani hemodialisis inisiasi masih
jarang diteliti secara spesifik. Kami meneliti untuk mencari hubungan antara
tekanan darah dan kadar hemoglobin pada pasien CKD stage V sebelum
hemodialisis pertama.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara tekanan darah dengan kadar
hemoglobin pada pasien CKD stage V yang akan menjalani hemodialisis inisiasi
di RSUD Wonosari, Yogyakarta.
Metode: Penelitian kuantitatif ini merupakan studi observasional analitik cross-
sectional menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien CKD stage V
yang menjalani hemodialisis inisiasi di RSUD Wonosari selama periode 2019-
2024. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling berdasarkan kriteria
inklusi dan eksklusi yang ditetapkan. Data yang dikumpulkan meliputi tekanan
darah dan hasil laboratorium sebelum hemodialisis inisiasi. Analisis data dilakukan
menggunakan uji Spearman untuk mengetahui hubungan antara tekanan darah,
usia, jenis kelamin, komorbid, kreatinin, ureum, dan eGFR dengan kadar
hemoglobin.
Hasil: Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 82 pasien. Hasil uji korelasi non-
parametrik Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan
antara tekanan darah (r = 0,038; p = 0,735), jenis kelamin (r = 0,001; p = 0,992),
usia (r = 0,028; p = 0,803) maupun penyakit komorbid (r = -0,147; p = 0,189)
dengan kadar hemoglobin. Namun, hasil uji korelasi Spearman antara kadar
hemoglobin dengan kreatinin (r = –0,381; p = 0,000), ureum (r = –0,508; p = 0,000)
dan eGFR (r = 0,415; p = 0,000).
Kesimpulan: Tekanan darah tidak berhubungan dengan kadar hemoglobin, tetapi
kadar kreatinin, ureum dan eGFR berhubungan signifikan dengan kadar
hemoglobin.
Collections
- Medical Education [2782]
