Show simple item record

dc.contributor.authorFadhilah, Farly Aldi
dc.date.accessioned2025-10-28T01:43:53Z
dc.date.available2025-10-28T01:43:53Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58448
dc.description.abstractNigeria merupakan negara dengan tingkat populasi paling tinggi mencapai 227 juta jiwa pada tahun 2023, hal ini menjadikan Nigeria negara terpadat di Afrika Barat. Indofood melihat Nigeria berpotensi bisa menjadi pasar internasionalnya dengan ekspansi produknya yaitu Indomie ke Nigeria. Urbanisasi yang cepat di Nigeria telah mengubah gaya hidup masyarakat secara signifikan. Rata-rata penduduk di kota besar seperti Lagos dan Abuja membutuhkan makanan cepat saji yang murah. Penelitian ini menggunakan teori Competitive Advantage dari Michael Porter, yang mencakup strategi cost leadership, differentiation, dan focus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan data seperti jurnal, artikel, dan laporan resmi. Keberhasilan Indofood di Nigeria didukung oleh upaya pemerintah Indonesia dalam hubungan kerja sama ekonomi Indonesia-Afrika serta strategi efisiensi operasional melalui produksi lokal dengan tujuan mengurangi biaya logistik, adaptasi rasa, dan promosi pemasaran berbasis budaya. Kolaborasi dengan distributor lokal memperkuat jaringan distribusi, dan ekspansi ini menciptakan lapangan kerja serta kemitraan dengan petani lokal. Hal ini juga memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Nigeria melalui diplomasi ekonomi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCompetitive Advantageen_US
dc.subjectEkspansi Pasaren_US
dc.subjectIndofooden_US
dc.subjectIndomieen_US
dc.subjectNigeriaen_US
dc.titleUpaya Indofood dan Pemerintah Indonesia dalam Perluasan Pasar Internasional: Studi Kasus Indomie di Nigeria 2017-2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323319


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record