Show simple item record

dc.contributor.authorAzzahra, Velicia Tasya
dc.date.accessioned2025-10-27T05:47:29Z
dc.date.available2025-10-27T05:47:29Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58441
dc.description.abstractBerangkat dari konflik diskriminasi dan ketidaksetaraan gender, perempuan di India tidak merasakan kesetaraan yang sama dengan laki-laki dalam bidang pendidikan, politik, sosial, dan budaya. Narendra Modi mengeluarkan kebijakan Beti Bachao Beti Padhao untuk meningkatkan rasio kesetaraan gender khususnya meningkatkan pendidikan bagi perempuan di India. Untuk menganalisis konflik tersebut, maka penulis menggunakan kerangka pemikiran Thomas B. Smith dengan judul “The Policy Implementation Process”. Dengan mengidentifikasi proses implementasi kebijakan yaitu Idealized Policy, Target Group, Implementation Organization, Environmental Factors, Tensions, Transactions, Institutions, Feedback. Dalam penelitian ini menemukan kontribusi positif dalam skema Beti Bachao Beti Padhao serta penelitian ini juga menemukan bahwa kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan perempuan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKebijakan Pendidikanen_US
dc.subjectKesetaraan Genderen_US
dc.subjectKetimpangan Pendidikanen_US
dc.subjectNarendra Modien_US
dc.titleProses Implementasi Kebijakan Beti Bachao Beti Padhao pada Pemerintahan Narendra Modi 2014-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323074


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record