• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Alasan Partisipasi Warga Negara Jerman dalam Gerakan Extinction Rebellion Tentang Isu Perubahan Iklim Tahun 2020-2022

    Thumbnail
    View/Open
    21323213 (1.308Mb)
    Date
    2025
    Author
    Putri, Fia Fauziah Rinda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berjudul "Alasan Partisipasi Warga Negara Jerman dalam Gerakan Extinction Rebellion Tentang Isu Perubahan Iklim di Jerman Tahun 2020-2022". Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis alasan partisipasi di kalangan anggota gerakan Extinction Rebellion mengenai isu perubahan iklim di Jerman, serta mengidentifikasi perkembangan aksi gerakan tersebut dari tahun 2020 hingga 2022. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, data dikumpulkan melalui studi pustaka. Kerangka teori yang digunakan adalah Environmental Concern Theory oleh Van Liere, Kent, dan Dunlap, yang mengidentifikasi faktor-faktor seperti usia, pendidikan, kelas sosial, gender, tempat tinggal dan ideologi politik sebagai pengaruh terhadap kepedulian lingkungan. Argumen sementara penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor kepedulian lingkungan mempengaruhi anggota gerakan Extinction Rebellion. Gerakan ini dinilai dinamis, terdesentralisasi, dan berkembang, dengan ribuan pendukung yang siap mengambil tindakan langsung untuk mendesak pemerintah. Selama periode 2020-2022, terdapat banyaknya kemunculan aksi-aksi offline gerakan Extinction Rebellion di Jerman. Aksi-aksi utama mencakup aksi "Tell The Truth", aksi "Act Now" dan aksi "Beyond Politics", yang bertujuan mendeklarasikan darurat iklim, mencapai emisi nol bersih, dan membentuk forum warga untuk keadilan iklim dan ekologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa anggota gerakan Extinction Rebellion di Jerman pada tahun 2020-2022 terdiri dari generasi muda, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan tinggi, berasal dari kalangan kelas menengah ke atas, merupakan penduduk perkotaan, serta berideologi sayap kiri.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58419
    Collections
    • International Relations [914]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV