Analisis Alasan Partisipasi Warga Negara Jerman dalam Gerakan Extinction Rebellion Tentang Isu Perubahan Iklim Tahun 2020-2022
Abstract
Penelitian ini berjudul "Alasan Partisipasi Warga Negara Jerman dalam Gerakan
Extinction Rebellion Tentang Isu Perubahan Iklim di Jerman Tahun 2020-2022".
Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis alasan partisipasi di kalangan anggota
gerakan Extinction Rebellion mengenai isu perubahan iklim di Jerman, serta
mengidentifikasi perkembangan aksi gerakan tersebut dari tahun 2020 hingga
2022. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif
analisis, data dikumpulkan melalui studi pustaka. Kerangka teori yang digunakan
adalah Environmental Concern Theory oleh Van Liere, Kent, dan Dunlap, yang
mengidentifikasi faktor-faktor seperti usia, pendidikan, kelas sosial, gender,
tempat tinggal dan ideologi politik sebagai pengaruh terhadap kepedulian
lingkungan. Argumen sementara penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor
kepedulian lingkungan mempengaruhi anggota gerakan Extinction Rebellion.
Gerakan ini dinilai dinamis, terdesentralisasi, dan berkembang, dengan ribuan
pendukung yang siap mengambil tindakan langsung untuk mendesak pemerintah.
Selama periode 2020-2022, terdapat banyaknya kemunculan aksi-aksi offline
gerakan Extinction Rebellion di Jerman. Aksi-aksi utama mencakup aksi "Tell The
Truth", aksi "Act Now" dan aksi "Beyond Politics", yang bertujuan
mendeklarasikan darurat iklim, mencapai emisi nol bersih, dan membentuk forum
warga untuk keadilan iklim dan ekologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa
anggota gerakan Extinction Rebellion di Jerman pada tahun 2020-2022 terdiri dari
generasi muda, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan tinggi, berasal dari
kalangan kelas menengah ke atas, merupakan penduduk perkotaan, serta
berideologi sayap kiri.
Collections
- International Relations [914]
