Sistem IoT untuk Pemberian Pakan pada Peternakan Kelinci
View/ Open
Date
2025Author
Tangnga, Diva Adella
Mahendra, Dimas Dzaky Ahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pemberian pakan
kelinci otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Dengan adanya alat ini, pakan kelinci dapat
terdistribusi ke setiap kandang secara otomatis dan lebih presisi. Salah satu permasalahan utama
yang dihadapi oleh sebagian besar peternak kelinci adalah efisiensi waktu dan tenaga, karena
mereka harus membagi waktu antara merawat kelinci, membersihkan kandang, dan melakukan
kegiatan lain di peternakan. Teknologi IoT memungkinkan integrasi berbagai perangkat otomatis
yang dapat mengontrol proses pemberian pakan. Dengan penerapan sistem ini, diharapkan
kegiatan beternak menjadi lebih efisien, terkontrol, dan ramah terhadap tenaga kerja, sehingga
dapat meningkatkan produktivitas peternak dan kesejahteraan kelinci.
Dalam penyelesaian permasalahan tersebut, pada awalnya kami memiliki dua usulan solusi
dengan fungsi serupa, namun berbeda pada bentuk pipa dan jumlah penggunaan servo. Setelah
dilakukan pengujian tahap perencanaan, kami menemukan bahwa pakan kelinci tersangkut di
antara ujung pintu belimbing dengan dinding pipa. Oleh karena itu, kami melakukan perubahan
desain dengan menggunakan desain 3D “Pipa Y” dan menerapkan konsep pintu slide untuk
menjalankan sistem ini. Pengukuran performa alat dilakukan dengan mempertimbangkan tiga
aspek utama, pertama kelancaran buka tutup pintu pakan yang digerakkan oleh servo. Kedua,
jumlah gramasi pakan yang dibutuhkan. Ketiga adalah persentase error dari keseluruhan pintu
pakan
Hasil pengujian menunjukkan adanya toleransi gramasi pemberian pakan sebesar ±15 gram.
Hal ini disebabkan alat kami tidak menggunakan sensor load cell, melainkan hanya mengandalkan
kalibrasi perubahan derajat pembuka dan waktu membuka pintu slide yang digerakkan oleh servo.
Selain itu, bentuk pelet pakan kelinci yang tidak seragam juga memengaruhi akurasi distribusi
pakan. Dari segi biaya, sistem ini memiliki total biaya pemasangan sebesar Rp4.715.000,00,
dengan menggunakan software Blynk versi gratis dan beberapa komponen hardware untuk
rangkaian elektroniknya. Sistem telah diuji dalam lingkungan simulasi dan menunjukkan hasil
yang sesuai dengan perancangan.
Secara keseluruhan, alat yang telah kami rancang mampu memenuhi spesifikasi teknis dan
kebutuhan pengguna. Sistem dapat membuka dan menutup pintu slide tanpa tersangkut, pakan
dapat terdistribusi dengan baik ke masing-masing kandang, serta sensor infrared yang digunakan
untuk mendeteksi sisa pakan pada silo juga berfungsi dengan baik. Kedepannya, alat ini masih
memiliki potensi pengembangan, seperti peningkatan akurasi gramasi pakan dan fitur tambahan
lainnya sesuai kebutuhan peternak.
Collections
- Electric Engineering [890]
