Show simple item record

dc.contributor.authorFadhillah, Renita Sendya
dc.date.accessioned2025-10-24T03:52:17Z
dc.date.available2025-10-24T03:52:17Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58401
dc.description.abstractKondisi perubahan iklim yang dialami dunia kontemporer menimbulkan kekhawatiran berbagai negara di belahan dunia. Usaha negara-negara dalam mengatasi dan beradaptasi dengan perubahan iklim mulai terlihat dari adanya kerja sama baik tingkat internsional, regional, bahkan nasional. Salah satu sektor penting yang cukup memberikan dampak perubahan iklim secara signifikan adalah sektor tekstil. Negara-negara Nordik melalui Nordic Innovation sebagai negara ambisius dalam transisinya menjadi negara berkelanjutan, memiliki norma pribadi sesuai dengan prinsip mereka dalam Our Vision 2030 termasuk pada sektor tekstil berkelanjutan sebagai adopsi dari Sustainable Development Goals (SDGs). Tingkat kepatuhan dalam tekstil keberlanjutan Negara-negara Nordik ini direalisasikan kembali melalui The SATIN Project. Temuan ini menarik untuk dibahas dalam pendekatan bagaimana kepatuhan Negara-negara Nordik dalam realiasasi perjanjian lingkungan internasional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKepatuhanen_US
dc.subjectTekstilen_US
dc.subjectNegara-negara Nordiken_US
dc.subjectSDGsen_US
dc.subjectThe SATIN Projecten_US
dc.titleTingkat Kepatuhan Negara-negara Nordik terhadap Prinsip-prinsip SDGs dalam the Satin Project (2020–2022)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323050


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record