Manajemen Stres dan Kebahagiaan Karyawan Manufaktur
Abstract
Penelitian ini mengkaji hubungan antara manajemen stres dan kebahagiaan karyawan
manufaktur. Kebahagiaan karyawan merupakan komponen penting dalam meningkatkan
produktivitas kerja, sementara stres kerja diketahui berdampak negatif terhadap kinerja
individu. Meskipun hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang bervariasi,
observasi di lapangan menunjukkan perlunya perhatian terhadap beban kerja dan
lingkungan kerja dalam pengelolaan stres. Hipotesis dalam penelitian ini adalah
manajemen stres akan berhubungan positif dengan kebahagiaan karyawan manufaktur.
Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 72 karyawan (laki laki =39, perempuan =33)
suatu perusahaan manufaktur di Cilegon. Penelitian ini menggunakan desain penelitian
kuantitatif korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Work stress
management techniques (WSMS) dan Oxford Happiness Questionnaire (OHQ). Hasil
analisis menggunakan uji korelasi non parametrik Spearman Rank menunjukkan bahwa
manajemen stres tidak berhubungan secara signifikan dengan kebahagiaan karyawan
manufaktur, sehingga hipotesis ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor lain,
baik dari aspek organisasi maupun individu, kemungkinan lebih berpengaruh terhadap
tingkat kebahagiaan karyawan di sektor manufaktur.
Collections
- Psychology [243]
