Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi pada Pembangunan Jalan Tol
Abstract
Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol, menjadi prioritas utama
pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Namun, tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi, terutama pada
pekerjaan jembatan, menunjukkan pentingnya penerapan sistem manajemen
keselamatan konstruksi (SMKK) secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi tingkat penerapan SMKK, mengidentifikasi faktor-faktor utama
penghambat implementasi, serta menyusun rekomendasi strategi pengendalian dalam
pelaksanaan pekerjaan jalan tol di proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon
Progo Seksi II Paket 2.2b.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Penilaian penerapan SMKK dilakukan dengan audit berbasis lima elemen SMKK
sesuai Permen PUPR No.10/PRT/M/2021. Untuk mengidentifikasi faktor penghambat
dan menentukan prioritas strategi pengendalian, digunakan metode konsensus dengan
teknik agregasi data berbobot. Kemudian analisis menggunakan N-vivo dilakukan
untuk mengetahui strategi pengendalian hambatan penerapan SMKK dari wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan SMKK pada pekerjaan
pierhead tergolong kategori “memuaskan” dengan skor 91 %. Namun, masih terdapat
sejumlah hambatan signifikan, antara lain rendahnya kesadaran keselamatan kerja,
kondisi lingkungan, dan keterbatasan anggaran, menempatkan keselamatan konstruksi
prioritas rendah dan kurang edukasi dari mandor. Strategi pengendalian yang
direkomendasikan mencakup peningkatan pelatihan berkelanjutan, penguatan
komitmen manajemen proyek terhadap keselamatan, serta pengawasan ketat terhadap
pelaksanaan prosedur keselamatan. Meskipun penerapan SMKK sudah berjalan cukup
baik, upaya peningkatan masih diperlukan agar target zero accident dapat dicapai.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis dalam perbaikan sistem
keselamatan konstruksi, khususnya pada proyek-proyek serupa yang memiliki
kompleksitas tinggi.
