• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi pada Pembangunan Jalan Tol

    Thumbnail
    View/Open
    23914006.pdf (8.852Mb)
    Date
    2025
    Author
    Mahendra, Giffari Radya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol, menjadi prioritas utama pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi, terutama pada pekerjaan jembatan, menunjukkan pentingnya penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan SMKK, mengidentifikasi faktor-faktor utama penghambat implementasi, serta menyusun rekomendasi strategi pengendalian dalam pelaksanaan pekerjaan jalan tol di proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.2b. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penilaian penerapan SMKK dilakukan dengan audit berbasis lima elemen SMKK sesuai Permen PUPR No.10/PRT/M/2021. Untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan menentukan prioritas strategi pengendalian, digunakan metode konsensus dengan teknik agregasi data berbobot. Kemudian analisis menggunakan N-vivo dilakukan untuk mengetahui strategi pengendalian hambatan penerapan SMKK dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan SMKK pada pekerjaan pierhead tergolong kategori “memuaskan” dengan skor 91 %. Namun, masih terdapat sejumlah hambatan signifikan, antara lain rendahnya kesadaran keselamatan kerja, kondisi lingkungan, dan keterbatasan anggaran, menempatkan keselamatan konstruksi prioritas rendah dan kurang edukasi dari mandor. Strategi pengendalian yang direkomendasikan mencakup peningkatan pelatihan berkelanjutan, penguatan komitmen manajemen proyek terhadap keselamatan, serta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan prosedur keselamatan. Meskipun penerapan SMKK sudah berjalan cukup baik, upaya peningkatan masih diperlukan agar target zero accident dapat dicapai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis dalam perbaikan sistem keselamatan konstruksi, khususnya pada proyek-proyek serupa yang memiliki kompleksitas tinggi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58370
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [219]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV