Pembuatan Shin Guards Alat Pelindung Kaki Untuk Olahraga Sepak Bola yang dicetak menggunakan Teknologi 3D Printing
Abstract
Pembuatan shin guard menggunakan material ABS (Acrylonitrile Butadiene
Styrene) dimulai dengan proses pemilihan bahan dasar. ABS dipilih karena
material ini memiliki sifat yang kuat, tahan terhadap benturan, dan ringan, sehingga
cocok untuk melindungi tulang kering saat bermain sepak bola atau olahraga
lainnya. Proses pembuatan shin guard dimulai dengan merancang desain yang
ergonomis dan sesuai dengan bentuk tulang kering. Desain ini dibuat
menggunakan software CAD untuk memastikan presisi bentuk dan dimensi.
Setelah desain siap, dilakukan proses pencetakan menggunakan mesin 3D print.
Yang dimana file design dari aplikasi CAD di save dengan format STL kemudian
di ekspor ke 3D print agar bisa dilanjutkan ke proses pencetakan. Setelah shin
guard berbahan ABS selesai dibentuk, tahap berikutnya adalah memberikan
pelapisan dengan teknik carbon water transfer printing. Pertama-tama, permukaan
shin guard dipersiapkan dengan membersihkannya dan mengaplikasikan lapisan
dasar (primer) agar pola karbon bisa menempel dengan baik. Kemudian, film
khusus yang mengandung pola karbon serat diletakkan di atas permukaan air dalam
tangki transfer. Ketika film tersebut larut di air, shin guard dicelupkan dengan hati-
hati ke dalam air, sehingga pola karbon menempel merata di seluruh
permukaannya. Setelah proses transfer selesai, shin guard dikeringkan dan dilapisi
dengan clear coat atau lapisan pelindung bening untuk melindungi hasil cetakan
dari goresan dan memberikan tampilan mengkilap. Lapisan pelindung ini juga
memastikan ketahanan pola terhadap kondisi pemakaian yang berat dan menambah
daya tarik estetika dengan tampilan seperti serat karbon asli.
Collections
- Mechanical Engineering [749]
