Formulasi Sediaan Transdermal Patch Jintan Hitam (Nigella Sativa L.) Tipe Matriks menggunakan Kombinasi PVP dan HPMC Sebagai Polimer
Abstract
Latar belakang: Jintan Hitam (Nigella sativa L.) merupakan tanaman herbal yang
mengandung senyawa thymoquinone yang berfungsi sebagai agen antiinflamasi,
sehingga sering dimanfaatkan untuk penanganan osteoarthritis (OA). Metode
penghantaran obat secara transdermal merupakan pendekatan inovatif dalam
farmasi yang memungkinkan obat diserap melalui kulit untuk menghasilkan efek
sistemik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sediaan
transdermal patch jinten hitam tipe matriks menggunakan PVP dan HPMC sebagai
polimer.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode solvent casting untuk membuat
transdermal patch berbasis PVP dan HPMC. Campuran bahan aktif, polimer (PVP
dan HPMC), plasticizer (PEG 400), co-solvent (propil glycol) dan enhancer
(DMSO) dicetak dalam petridish dan dikeringkan. Karakteristik patch diuji melalui
uji fisik (organoleptis, pH, keseragaman bobot, ketebalan, ketahanan lipat,
kelembapan). Dari data hasil pengujian, nilai rata-rata dan SD (Standard Deviation)
dihitung untuk setiap parameter, kemudian dianalisis menggunakan analisis
deskriptif.
Hasil: Formulasi transdermal patch jintan hitam dengan kombinasi polimer PVP
dan HPMC menghasilkan sediaan dengan karakteristik fisik yang baik dan
memenuhi standar uji patch. Patch yang dihasilkan pada penelitian ini dapat
dikatakan stabil, seragam, dan berpotensi digunakan sebagai sistem penghantaran
obat transdermal berbasis bahan alam. Hasil uji GC-MS pada minyak jintan hitam
menunjukkan adanya kandungan enyawa utama berupa p-cymene, thymoquinone,
methyl palmitate, palmitic acid, dan methyl linoleate.
Kesimpulan: Formulasi patch jintan hitam tipe matriks dengan PVP dan HPMC
menghasilkan sediaan yang layak digunakan sebagai sistem penghantaran obat
transdermal berbasis bahan alam, khususnya untuk aplikasi antiinflamasi.
Collections
- Pharmacy [1895]
