Hubungan Antara Grit dan Subjective Well-being Terhadap Individu dengan Peran Sebagai Generasi Sandwich
Abstract
Generasi sandwich menghadapi berbagai tantangan kompleks yang kerap
mempengaruhi subjective well-being individu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh grit terhadap subjective well-being pada individu yang berperan
sebagai generasi sandwich. Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya hubungan
positif antara grit dan subjective well-being pada generasi sandwich. Partisipan dalam
penelitian ini berjumlah 190 subjek (perempuan = 134, laki-laki = 56) yang merupakan
individu dengan peran sebagai generasi sandwich. Penelitian ini menggunakan desain
penelitian kuantitatif korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah skala Satisfaction
With Life Scale (SWLS), Positive Affect Negative Affect Schedule(PANAS), dan skala
grit. Hasil analisis menggunakan korelasi non parametrik Spearman Rank
menunjukkan (r = 0.555, p< 0.00) adanya hubungan positif antara grit dan subjective
well-being pada generasi sandwich, hal ini mengindikasikan hipotesis dalam penelitian
diterima. Grit memiliki sumbangsih sebesar 29.9% terhadap subjective well-being.
Pada penelitian selanjutnya, disarankan untuk dapat melakukan penelitian terhadap
kelompok generasi sandwich yang lebih spesifik.
Collections
- Psychology [243]
