| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis pengeluaran kebijakan Indonesia sebagai upaya
pemerintah Indonesia dalam mendukung integrasi industri nikel ke dalam Global
Production Network (GPN) pada periode 2020–2024. Menggunakan pendekatan
konsep GPN menekankan bagaimana perusahaan dapat mengintegrasikan aktivitas
lintas batas dengan mempertimbangkan kompleksitas sosial, ekonomi, dan
teknologi. Dalam hal ini, kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia,
seperti pelarangan ekspor bijih mentah nikel dan kebijakan hilirisasi, memainkan
peran penting dalam menarik investasi asing dan meningkatkan posisi Indonesia
dalam jaringan produksi global. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa
kebijakan industri nikel yang diterapkan telah berhasil menjadikan Indonesia
sebagai "price maker" dalam pasar nikel global, disisi lain juga pengeluaran
kebijakan tersebut menjadi upaya yang sangat baik dari pemerintah dalam
mendukung integrasi industri nikel ke dalam Global Production Network (GPN).
Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga keseimbangan antara
kepentingan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan ketergantungan terhadap
investasi asing. Keberhasilan strategi ini akan menjadi faktor penentu bagi masa
depan industri nikel Indonesia di kancah global. | en_US |