Show simple item record

dc.contributor.authorArliand, Gymnastiar
dc.date.accessioned2025-10-21T03:06:36Z
dc.date.available2025-10-21T03:06:36Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58307
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis pengeluaran kebijakan Indonesia sebagai upaya pemerintah Indonesia dalam mendukung integrasi industri nikel ke dalam Global Production Network (GPN) pada periode 2020–2024. Menggunakan pendekatan konsep GPN menekankan bagaimana perusahaan dapat mengintegrasikan aktivitas lintas batas dengan mempertimbangkan kompleksitas sosial, ekonomi, dan teknologi. Dalam hal ini, kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia, seperti pelarangan ekspor bijih mentah nikel dan kebijakan hilirisasi, memainkan peran penting dalam menarik investasi asing dan meningkatkan posisi Indonesia dalam jaringan produksi global. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa kebijakan industri nikel yang diterapkan telah berhasil menjadikan Indonesia sebagai "price maker" dalam pasar nikel global, disisi lain juga pengeluaran kebijakan tersebut menjadi upaya yang sangat baik dari pemerintah dalam mendukung integrasi industri nikel ke dalam Global Production Network (GPN). Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan ketergantungan terhadap investasi asing. Keberhasilan strategi ini akan menjadi faktor penentu bagi masa depan industri nikel Indonesia di kancah global.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGlobal Production Networken_US
dc.subjectIndustri Nikelen_US
dc.subjectKebijakan Pemerintahen_US
dc.subjectInvestasi Asingen_US
dc.subjectHilirisasien_US
dc.titleAnalisis Kebijakan Indonesia dalam mendukung Industri Nikel pada Jaringan Produksi Global Tahun 2020–2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323120


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record