| dc.description.abstract | Latar belakang: Sebagai negara mayoritas muslim, kontaminasi babi pada pangan
menjadi isu krusial terkait jaminan halal di Indonesia. Identifikasi DNA babi dapat
dilakukan melalui deteksi gen 12S rRNA menggunakan metode Real Time
Polymerase Chain Reaction (Real Time PCR). Oleh karena itu, validasi metode
perlu dilakukan untuk memastikan efektivitasnya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presisi, sensitivitas, dan
spesifitas metode Real Time PCR-Spesific primer 12S rRNA dalam mendeteksi
DNA babi.
Metode: Sampel daging babi diperoleh dari toko daging babi di Yogyakarta. Isolasi
DNA dilakukan dengan metode spin column yang dilanjutkan identifikasi DNA
menggunakan Real Time PCR. Parameter validasi metode meliputi uji presisi, uji
spesifisitas, dan uji sensitivitas.
Hasil: Isolasi DNA menghasilkan kadar 72,95 ng/μL, 57,78 ng/μL dan 274,49
ng/μL dengan rasio A260/A280 yang optimal (1,8-2,0). Kondisi optimal amplifikasi
tercapai pada suhu annealing 63,3 °C dengan 30 siklus menggunakan kadar primer
forward dan reverse masing-masing 10 μM dan 8 μM. Pengujian validasi metode
menunjukkan hasil yang konsisten dan spesifik pada DNA babi dengan batas kadar
deteksi 2 pg/μL.
Kesimpulan: Metode Real Time PCR dengan primer spesifik pada 12S rRNA
terbukti valid untuk identifikasi DNA babi secara presisi, spesifik, dan sensitif pada
kadar 2 pg/μL. | en_US |