Degradasi Limbah Cair Industri Pestisida menggunakan Teknologi Advanced Oxidation Process Photo-fenton
Abstract
Ketahanan pangan tinggi menjadi target Indonesia dalam menghadapi permintaan
hasil tani yang berakibat tingginya produksi dan penggunaan pestisida. Limbah
yang dihasilkan dari produksi pestisida bersifat toksik terhadap manusia dan
lingkungan. Metode pengolahan limbah yang efektif adalah Advanced Oxidation
Process (AOP) photo-fenton yang menggunakan hidroksil radikal sebagai oksidator
dengan Fe2+ sebagai katalis pembentukan hidroksil radikal. Tujuan dari penelitian
ini adalah mengevaluasi efektivitas metode AOP photo-fenton terhadap limbah cair
pestisida methomyl. Lingkup proses dilakukan dengan tanpa perubahan pH awal,
menggunakan FeSO4.7H2O sebagai sumber Fe2+ dan lampu uv 254 nm. Rasio berat
H2O2:FeSO4.7H2O (10:3; 30:3; 50:3) digunakan untuk membandingkan efektivitas
radikal hidroksil yang dihasilkan. Perbandingan terbaik didapatkan oleh rasio 50:3
dengan pengurangan COD sebesar 64,87% dari 1387 mg/L menjadi 487 mg/L
namun TSS mengalami peningkatan 208% dari 61 mg/L menjadi 188 mg/L.
Parameter lainnya menunjukkan perubahan pH dari 8.57 menjadi 1.96 dan
konduktivitas dari 196.9 μS/cm menjadi 5239 μS/cm. Belum optimalnya skema alat
berimbas pada berkurangnya efektivitas proses yang menyebabkan penyinaran
hanya terkontak selama 43.42 menit dari 3 jam atau terkontak selama 24,12%
selama proses berlangsung. Peningkatan TSS diduga diakibatkan oleh intermediate
produk yang berlebih. Optimalisasi terhadap skema reaktor dan rasio reaktan
diperlukan untuk hasil yang lebih baik.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
