| dc.description.abstract | Latar belakang: Penggunaan kortikosteroid memerlukan kehati-hatian, terutama
pada anak-anak yang memiliki karakteristik fisiologis berbeda dibandingkan
dengan orang dewasa.
Tujuan: Mengetahui profil penggunaan kortikosteroid dan evaluasi pengobatan
kortikosteroid pada pasien anak rawat inap di Rumah Sakit Bethesda periode
Januari – Desember 2024.
Metode: Penelitian observasional dengan pengambilan data secara retrospektif
melalui data rekam medis. Kriteria inklusi pasien anak yang menerima
kortikosteroid sistemik tunggal/kombinasi. Kriteria eksklusi pasien anak yang
hanya menerima kortikosteroid tunggal topikal. Pengolahan dan analisis data
dilakukan secara deskriptif menggunakan Microsoft Office Excel 365 dan SPSS
versi 27.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 223 pasien dengan diagnosa yang paling sering
ditemukan pada penggunaan kortikosteroid adalah bronkitis (26,90%),
bronkopneumonia (26,00%), dan asma (18,83%). Pola penggunaan terdiri atas
tunggal, dua kombinasi, dan tiga kombinasi. Penggunaan kortikosteroid 99,10%
tepat indikasi, 94,71% tepat obat, 93,24%% tepat dosis, 6,76% tidak tepat dosis
dengan 73,91% overdose dan 26,09% underdose, dan 99,14% tepat pasien.
Kesimpulan: Penggunaan kortikosteroid pada pasien anak di RS Bethesda
Yogyakarta tahun 2024 secara umum telah sesuai dengan pedoman untuk indikasi
dan obat, namun 6,76% tidak tepat dosis pada pemberian kortikosteroid sistemik
metillprednisolon dan deksametason. | en_US |