Show simple item record

dc.contributor.authorWicaksono, Muhammad Arif
dc.date.accessioned2025-10-11T02:57:11Z
dc.date.available2025-10-11T02:57:11Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58192
dc.description.abstractTerminal Tidar Magelang adalah terminal bus tipe A dengan area seluas 2. 200 m2. Aktivitas yang terjadi di terminal ini mengakibatkan pelepasan emisi gas rumah kaca CO2-eq dalam kadar yang relatif tinggi, terutama akibat pembakaran bahan bakar minyak oleh kendaraan. Emisi tersebut berdampak negatif terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq dan temuan ini diharapkan dapat mendukung perumusan kebijakan berkelanjutan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dalam operasional transportasi umum. Rekomendasi dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2019, beserta faktor emisi yang dirilis oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta IPCC, digunakan sebagai acuan dalam perhitungan pada studi ini. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh terdapat fluktuasi setiap tahunnya pada tahun 2022 total emisi CO2-eq yang dihasilkan sebesar 4.151,3 ton/CO2-eq. Pada tahun 2023 hasil emisi CO2-eq mengalami penurunan menjadi 4.063,7 ton/CO2-eq. Dan 4.254,2 ton/CO2-eq di tahun 2024. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan dari tujuan penelitian saat ini adalah total kontribusi dari sektor transportasi dan menghasilkan Gas Rumah Kaca di Terminal Tidar dengan presentase sebesar Bus AKAP 53%, Bus AKDP 45%, Mobil 1%, dan Motor sebesar 1%en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEmisi Gas Rumah Kacaen_US
dc.subjectTerminal Tidaren_US
dc.subjectTransportasi Umumen_US
dc.titleAnalisis Carbon Footprint dari Penggunaan Bahan Bakar Minyak di Terminal Tidar Magelangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20513126


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record