Ekstraksi Minyak Atsiri Jahe dari Limbah Industri Jahe dan Karakterisasinya
Abstract
Telah dilakukan penelitian karakterisasi ekstrak minyak atsiri jahe dari limbah
ampas industri minuman jahe menggunakan metode distilasi air. Tujuan dari
penelitian ini untuk memanfaatkan limbah ampas jahe industri yang selama ini
masih dibuang. Limbah ampas jahe diambil sebanyak 4,24 kg dan 2,68 kg dari
industri minuman jahe. Limbah ampas jahe didistilasi sekitar 5 jam. Minyak atsiri
yang diperoleh kemudian dikarakterisasi untuk mengetahui komponen kimia dan
penyusunnya serta sifat fisika dan kimianya sesuai dengan SNI 1312;2021.
Karakteristik yang dianalisis antara lain bobot jenis, indeks bias, putaran optik, dan
profil senyawa kimia menggunakan GC-MS. Rendemen sampel 1 diperoleh sebesar
0,18% dan sampel 2 sebesar 0,17%. Hasil pengujian dari bobot jenis sampel 1
sebesar 0,8592 dan sampel 2 sebesar 0,8656. Hasil pengujian indeks bias sampel 1
sebesar 1,4806 dan sampel 2 sebesar 1,4808. Hasil pengujian putaran optik sampel
1 sebesar +4,32 dan sampel 2 sebesar +3,17. Hasil profil kromatografi sampel 1
komponen zingiberene diperoleh sebesar 9,53% dan sampel 2 sebesar 8,31%.
Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah parameter yang memenuhi syarat
SNI yaitu tampilan, warna, bau, indeks bias, dan putaran optik sedangkan parameter
yang tidak memenuhi yaitu bobot jenis, dan profil kromatografi.
Collections
- Chemical Analyst [441]
