| dc.description.abstract | Karbon nanotube (CNT) adalah material berbasis karbon dengan struktur silinder
berukuran nano yang memiliki konduktivitas listrik dan termal yang sangat tinggi. Dalam
baterai lithium-ion, CNT digunakan sebagai bahan tambahan yang mampu meningkatkan
kinerja elektroda. Pendirian pabrik CNT bertujuan untuk memproduksi material yang
efisien, tahan lama, dan hemat energi pada skala nano. CNT memiliki berbagai aplikasi
di bidang elektronik, biomedis, penyimpanan energi, dan nanoelektronika. Penggunaan
CNT terbukti mampu meningkatkan performa baterai lithium-ion secara signifikan.
Prarancangan pabrik karbon nanotube ini memiliki kapasitas produksi sebesar 18.000
metrik ton pertahun dengan waktu operasi 330 hari pertahun dan beroperasi selama 24 jam
per hari. Bahan baku utama yang digunakan adalah metana. Lokasi pendirian pabrik
direncanakan di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat dengan luas lahan 52.300 m2.
Proses produksi dilakukan dalam reaktor tipe fluidized bed pada suhu 750 ̊C dan tekanan
atmosferik. Gas metana dan nitrogen dialirkan ke unit Gas Feed Heater (GFH-01) untuk
dipanaskan hingga suhu 750°C dengan bantuan pembakaran minyak bakar. Setelah
dipanaskan, campuran gas dialirkan ke dalam Reaktor Fluidized Bed (R-01)yang
beroperasi dengan penambahan katalis Fe/Al2O3. Di dalam reaktor ini, terjadi reaksi
dekomposisi metana. Selain itu, suhu tinggi pada fluidized bed reactor yang mencapai
750 ̊C meningkatkan potensi bahaya ledakan dan kebakaran, sehingga pengendalian
operasi yang ketat sangat diperlukan. Untuk mendukung proses operasional, dibutuhkan
listrik sebesar 954,64 kW/bulan yang dipasok dari PLN serta didukung oleh generator
cadangan. Analisis resiko pada prarancangan pabrik karbon nanotube kapasitas 18.000
ton/tahun menunjukkan bahwa tingkat risiko keseluruhan berada pada kategori rendah.
Proses parameter kelayakan pendirian pabrik menggunakan analisis kelayakan ekonomi
dilakukan dengan memperhitungkan keuntungan sebelum pajak sebesar
Rp2.211.814.014.260 dan setelah pajak sebesar Rp.1.730.658.677.168,01. Parameter
ekonomi menunjukkan nilai Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 33%, Pay
Out Time (POT) selama 1,39 tahun, Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFRR)
sebesar 29%, Break Even Point (BEP) sebesar 48%, dan Shut Down Point (SDP) sebesar
19%. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka pabrik karbon nanotube ini layak untuk
didirikan dan dioperasikan. | en_US |