Formulasi Emulgel Tabir Surya dari Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga Odorata (Lam.) Hook.f & Thomson) dan Evaluasi Potensinya Secara in Vitro
Abstract
Latar belakang: Sinar matahari memberikan berbagai manfaat bagi kulit, namun
paparan berlebihan dapat menimbulkan efek merugikan. Maka dari itu, dibutuhkan
perlindungan tambahan seperti penggunaan tabir surya. Sumber alam yang bisa
digali potensinya yaitu minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata (Lam.)
Hook.f & Thomson), yang mengandung senyawa yang memiliki aktivitas sebagai
antioksidan dan diketahui memiliki efek fotoprotektif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak atsiri bunga
kenanga dapat dibuat dalam bentuk sediaan emulgel dan efeknya sebagai tabir
surya.
Metode: Formulasi emulgel tabir surya dibuat dalam 3 formula dengan konsentrasi
minyak atsiri bunga kenanga sebesar 3%, 5% dan 10%. Evaluasi emulgel meliputi
uji organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, uji pH, tipe
emulsi, dan uji globul dilakukan pada hari ke-0 dan hari ke-21. Efektivitas tabir
surya diketahui dari nilai SPF (Sun Protection Factor) yang diukur menggunakan
spektrofotometer UV-Vis. Analisis hasil evaluasi menggunakan uji statistik
Kruskall Wallis dan t-test paired sample.
Hasil: Hasil uji fisik emulgel yang terdiri dari uji organoleptis, homogenitas,
viskositas, daya sebar, daya lekat, uji pH, tipe emulsi, dan uji globul memenuhi
kriteria emulgel yang baik. Hasil penelitian menunjukkan nilai SPF tertinggi yaitu
pada formula 3 dengan konsentrasi 10% dengan nilai SPF 19 yang termasuk
kategori ultra yang dapat melindungi kulit selama 190 menit.
Kesimpulan: Minyak atsiri bunga kenaga dapat diformulasikan menjadi sediaan
emulgel yang berpotensi sebagai tabir surya berdasarkan nilai SPF yang dihasilkan.
Collections
- Pharmacy [1896]
