| dc.description.abstract | Benalu kelor diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, salah satunya
adalah senyawa fenolik yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami.
Penentuan kadar senyawa fenolik dilakukan menggunakan metode
spektrofotometri UV-Visible dengan reagen Folin–Ciocalteu, yang bekerja
berdasarkan prinsip reaksi redoks antara senyawa fenolik dengan reagen untuk
menghasilkan senyawa kompleks berwarna yang dapat diukur pada panjang
gelombang tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode
spektrofotometri UV-Visible dalam penetapan kadar total fenolik pada ekstrak daun
benalu kelor. Validasi metode dilakukan dengan parameter linieritas, LOD, LOQ,
presisi, akurasi, dan estimasi ketidakpastian pengukuran. Hasil validasi
menunjukkan bahwa metode memenuhi kriteria keberterimaan dengan persamaan
regresi y = 0,004x + 0,0004, nilai R2 sebesar 0,998 dan r = 0,999. Nilai LOD dan
LOQ yang diperoleh masing-masing sebesar 0,501 mg/L dan 1,670 mg/L. Hasil
presisi menunjukkan nilai %RSD sebesar 3,77% dan akurasi berdasarkan
%recovery sebesar 107,41%. Nilai ketidakpastian diperluas sebesar 3,848 mg
GAE/g dengan persentase ketidakpastian 7,184%. Kadar total senyawa fenolik
yaitu 53,556 mg GAE/g dengan kadar rendemen 0,45%. | en_US |