Kajian Penerapan Water Safety Plan pada Perumda PDAM Tirtamarta Unit Produksi Padasan
Abstract
Water safety Plan merupakan suatu pendekatan untuk menilai risiko yang
komprehensif dan pendekatan manajemen risiko untuk memenjamin keamanan air
minum yang mencakup semua tahapan dalam pasokan air, dari sumber air baku
hingga pelanggan. Tujuan utama dari water safety plan adalah untuk mencegah
kontaminasi air pada sumbernya, mengelola risiko selama proses pengolahan dan
distribusi, serta memastikan bahwa air yang sampai ke konsumen aman untuk
diminum. Komponen Water Safety Plan (WSP) adalah mengamankan sistem
penyediaan air minum melalui penilaian sistem, verifikasi kualitas air, penilaian
risiko, pengendalian risiko, dan pemantauan operasional. Tahapan analisis data
dilakukan dengan menggunakan penilaian risiko semi kuantitatif dengan matriks
(5x5). Pada penilaian risiko awal yang teridentifikasi terdiri dari 5 kategori sedang,
dan 4 kategori rendah tanpa adanya kategori risiko tinggi. Berdasarkan hasil
pengamatan dan penilaian risiko pada penerapan Water Safety Plan pada Perumda
PDAM Tirtamarta unit Produksi Padasan menunjukan bahwa secara keseluruhan
Perumda PDAM Tirtamarta Produksi Padasan telah menerapkan WSP dengan baik,
namun masih terdapat risiko dengan tingkat risiko tinggi dan diperlukan perbaikan.
Pengendalian yang dilakukan Perumda PDAM Tirtamarta Unit Produksi Padasan,
seperti peningkatan prosedur operasional, optimalisasi pemeliharaan infrastruktur,
dan pengawasan kualitas air secara berkala.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
