| dc.description.abstract | Latar belakang: Serbuk instan berbasis daun kelor (Moringa oleifera) dan daun
afrika (Vernoniae amygdalina) mengandung senyawa kimia yang berfungsi sebagai
antihiperlipidemia. Kombinasi kedua tanaman tersebut berpotensi memiliki profil
ketoksikan yang aman ketika diberikan pada hewan uji.
Tujuan: Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui aktivitas toksisitas akut
serbuk instan berbasis daun kelor dan daun afrika terhadap pengamatan
makroskopik serta mikroskopik hati dan ginjal mencit jantan galur BALB/c.
Metode: Mencit jantan galur BALB/c diuji dengan metode OECD 425 Acute Oral
Toxicity : Up and Down Procedure selama 14 hari pada dosis 175 mg/kgBB, 550
mg/kgBB, dan 2000 mg/kgBB. Mencit yang bertahan selama masa perlakuan
dilakukan euthanasia secara inhalasi dengan bantuan gas CO2 pada hari ke-15,
kemudian hati dan ginjal diambil untuk dianalisis secara makroskopik dan
mikroskopik.
Hasil: Pemeriksaan makroskopik hati dan ginjal mencit tidak menunjukkan adanya
kerusakan abnormal, dimana rasio berat organ tidak berbeda signifikan pada
kelompok normal dan kelompok perlakuan. Pada pemeriksaan mikroskopik hati
dan ginjal menunjukkan adanya perubahan skor ringan hingga berat dari kelompok
perlakuan.
Kesimpulan: Serbuk instan berbasis daun kelor dan daun afrika memiliki efek yang
relatif aman pada dosis 175 mg/kgBB, 550 mg/kgBB, dan 2000 mg/kgBB yang
telah diuji. | en_US |