| dc.description.abstract | Latar belakang: Escherichia coli merupakan bakteri Gram negatif dengan
berbagai strain patogen yang dapat menyebabkan infeksi enterik seperti diare
maupun ekstraintestinal seperti infeksi saluran kemih. Terapi antibiotik dapat
diberikan pada kasus dengan gejala berat atau adanya risiko komplikasi. Namun,
penggunaan antibiotik sering kali tidak tepat, yang salah satunya dipicu oleh
ketidaktepatan dalam pemberian dosis sehingga menyebabkan terjadinya resistensi
antibiotik. Pemanfaatan bahan-bahan alam menjadi salah satu upaya dalam
pengembangan alternatif senyawa aktibakteri baru. Equisetum ramosissimum
merupakan tanaman tradisional yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Namun,
pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan jumlah penelitian yang
mendukung.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi aktivitas antibakteri
dari ekstrak bertingkat Equisetum ramosissimum dan mengetahui profil kandungan
senyawanya.
Metode: Ekstrak diperoleh melalui metode ekstraksi bertingkat dengan bantuan
sonikasi, menggunakan tiga jenis pelarut yaitu n-heksan, etil asetat, dan metanol.
Pengujian fitokimia ekstrak menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan
pereaksi semprot meliputi Dragendorff, AlCl3, FeCl3, dan anisaldehid-asam sulfat.
Pengujian aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli menggunakan metode
mikrodilusi pada microplate 96 well dengan konsentrasi ekstrak 2000 ppm – 15,625
ppm untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM), kemudian
dilakukan uji gores konfirmasi untuk menentukan Konsentrasi Bunuh Minimum
(KBM).
Hasil: Hasil pengujian KLT menunjukkan ekstrak n-heksan memiliki kandungan
senyawa alkaloid, flavonoid, dan terpenoid; ekstrak etil asetat mengandung
senyawa terpenoid; dan ekstrak metanol mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak
batang Equisetum ramosissimum tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap
Escherichia coli dengan tidak ditemukannya KHM dan KBM pada konsentrasi
2000 ppm – 15,625 ppm.
Kesimpulan: Ekstrak n-heksan, etil asetat, dan metanol batang Equisetum
ramosissimum tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. | en_US |