Show simple item record

dc.contributor.authorArgadiyanti, Yustika
dc.date.accessioned2025-10-08T04:38:14Z
dc.date.available2025-10-08T04:38:14Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58101
dc.description.abstractLatar belakang: Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dosis dan indikasi dapat menimbulkan masalah kesehatan, termasuk resistensi antibiotik. Resistensi terjadi ketika bakteri mampu bertahan terhadap efek antibiotik yang menyebabkan pengobatan menjadi tidak efektif. Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang dapat membentuk mekanisme pertahanan terhadap antibiotik. Oleh karena itu, perlu dikembangkan alternatif antibiotik dari bahan alam yang memiliki potensi antibakteri, seperti tanaman Elephantopus scaber. Tanaman ini diketahui memiliki aktivitas antimikroba, namun pemanfaatannya masih terbatas karena kurangnya penelitian terutama terkait variasi pelarut dalam proses ekstraksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dari ekstrak daun E. scaber L. terhadap bakteri E. coli dan mengidentifikasi profil kandungan senyawanya. Metode: Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode sonikasi menggunakan tiga pelarut yang berbeda tingkat kepolarannya, yaitu n-heksan, etil asetat, dan metanol. Pengujian profil kandungan senyawa menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan pereaksi semprot Dragendorff, FeCl3, AlCl3, dan anisaldehid-asam sulfat. Pengujian aktivitas antibakteri terhadap E. coli dilakukan dengan analisis mikrodilusi menggunakan microplate 96 well untuk menentukan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Sedangkan, nilai Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) diperoleh dari uji gores konfirmasi. Hasil: Pengujian profil kandungan senyawa pada ekstrak daun E. scaber menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan mengandung senyawa terpenoid, ekstrak etil asetat mengandung senyawa fenolik, dan ekstrak metanol mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak n-heksan, etil asetat, dan metanol daun E. scaber tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dengan tidak ditemukannya nilai KHM dan KBM pada rentang konsentrasi 2000 – 15,625 ppm. Kesimpulan: Ekstrak n-heksan, etil asetat, dan metanol daun E. scaber tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectElephantopus Scaberen_US
dc.subjectEkstraksi Bertingkaten_US
dc.subjectPenapisan Fitokimiaen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.subjectEscherichia Colien_US
dc.titleEvaluasi Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Elephantopus Scaber L. terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Profil Kandungan Senyawanyaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21613004


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record