Moderasi Beragama dalam Penggunaan Obat, Makanan, dan Vaksin di Kemantren Tegalrejo Kota Yogyakarta
Abstract
Latar belakang: Moderasi beragama berperan penting dalam mengarahkan
masyarakat untuk tetap menjaga keseimbangan antara mengikuti ajaran agama dan
kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada prinsip moderasi beragama
yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam memilih produk obat, makanan,
dan vaksin, dengan penekanan pada aspek kehalalan.
Tujuan: Mengetahui tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai
prinsip moderasi beragama dan konsep kehalalan dalam konteks kesehatan di
Kemantren Tegalrejo.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada masyarakat.
Responden dikelompokkan berdasarkan latar belakang penggunaan produk halal,
menggunakan metode perhitungan slovin untuk memastikan representasi yang baik
dari seluruh populasi Data sekunder akan diperoleh dari literatur, dokumen, dan
laporan terkait. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan uji statistik
untuk melihat hubungan antara moderasi beragama dan perilaku konsumsi yang
memperhatikan konsep kehalalan.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan 66% masyarakat dengan tingkat pengetahuan
baik, pengetahuan cukup 29%, pengetahuan buruk 5%, sikap negatif 1% dan 99%
dengan sikap positif. Sehingga didapatkan hasil nilai p-value < 0,05 pada faktor
sosiodemografi pekerjaan, yaitu sebesar 0,021, sehingga dapat disimpulkan bahwa
terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan tingkat pengetahuan.
Selain itu, juga ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan
pengetahuan, dengan nilai p-value sebesar 0,018.
Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa baik pekerjaan maupun usia
memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat pengetahuan responden
mengenai penggunaan obat, makanan, dan vaksin yang halal.
Collections
- Pharmacy [1896]
