Show simple item record

dc.contributor.authorRahayu, Ranni Radyanti
dc.date.accessioned2025-10-06T05:27:28Z
dc.date.available2025-10-06T05:27:28Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58047
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran harga diri sebagai mediator dalam hubungan antara sensitivitas penolakan dan ketakutan akan keintiman pada dewasa awal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif pada 367 responden dewasa awal berusia 18–25 tahun yang belum bekerja. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen, yaitu Fear of Intimacy Scale (FIS), Adult Rejection Sensitivity Questionnaire (A-RSQ), dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan menggunakan uji mediasi melalui aplikasi Jamovi 2.3.26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas penolakan berhubungan negatif dengan harga diri, harga diri tidak berhubungan signifikan dengan ketakutan akan keintiman, dan sensitivitas penolakan berhubungan positif dengan ketakutan akan keintiman. Selain itu, tidak ditemukan peran mediasi harga diri dalam hubungan antara sensitivitas penolakan dan ketakutan akan keintiman, sehingga model yang terbentuk adalah direct-only non mediation. Temuan ini mengindikasikan bahwa sensitivitas penolakan berdampak langsung terhadap ketakutan akan keintiman tanpa dimediasi oleh harga diri.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDewasa Awalen_US
dc.subjectHarga Dirien_US
dc.subjectKetakutan akan Keintimanen_US
dc.subjectSensitivitas Penolakanen_US
dc.titlePeran Harga Diri Sebagai Mediator Hubungan Antara Sensitivitas Penolakan dan Ketakutan Akan Keintiman pada Masa Dewasa Awal di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320216


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record