• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Determinan Weight Faltering pada Bayi Usia 8-12 Bulan di Puskesmas Pakem

    Thumbnail
    View/Open
    21711090.pdf (2.013Mb)
    Date
    2025
    Author
    Abdul, Reisha
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Weight faltering merupakan kondisi gangguan pertumbuhan yang ditandai oleh perlambatan atau penurunan berat badan bayi secara signifikan, khususnya dalam 15 bulan pertama kehidupan. Kondisi ini dapat berujung pada malnutrisi, gangguan perkembangan, hingga stunting, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain praktik pemberian makanan, status imunisasi, serta pemberian ASI eksklusif. Meskipun cakupan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sleman cukup baik, kasus gizi kurang masih menjadi permasalahan, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Pakem. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia pertama pemberian MPASI, pemberian ASI eksklusif, serta kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian weight faltering pada bayi usia 8–12 bulan. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan retrospektif analitik. Sampel terdiri dari 45 bayi usia 8–12 bulan yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan grafik pertumbuhan pada Kartu Menuju Sehat (KMS), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil: Sebanyak 53,3% bayi mengalami weight faltering. Mayoritas subjek memperoleh MPASI tepat waktu (71,1%), menerima ASI eksklusif (82,2%), dan telah mendapat imunisasi dasar lengkap (95,6%). Namun, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ketiga variabel independen dengan kejadian weight faltering (p > 0,05). Simpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara usia pemberian MPASI, pemberian ASI eksklusif, dan kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian weight faltering. Penelitian lanjutan dengan desain prospektif dan cakupan variabel yang lebih luas direkomendasikan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58020
    Collections
    • Medical Education [2782]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV