• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Pernikahan Dini dengan Kasus Berat Badan Lahir Rendah di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo

    Thumbnail
    View/Open
    21711075.pdf (3.486Mb)
    Date
    2025
    Author
    Muhammad, Irfan Azmi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Pernikahan dini yang dilakukan di bawah 19 tahun merupakan masalah serius di Indonesia. Sekitar 20.94% total pernikahan di tahun 2024 merupakan pasangan remaja atau anak-anak. Pernikahan dini menyebabkan dampak negatif bagi ibu dan bayi, salah satunya adalah meningkatkan risiko komplikasi pada kehamilan dan persalinan dan permasalahan kesehatan bayi seperti berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan: Mengetahui hubungan pernikahan dini dengan kasus berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Metode Penelitian: Metode studi observasional cross sectional dengan desain retrospective observasional. Pengambilan data menggunakan teknik total sampling yang diambil dari data sekunder rekam medis pasien hamil di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo dengan kurun waktu tahun 2024, yang kemudian dicocokkan dengan data kehamilan dan pernikahan dari data bidan desa di Kabupaten Wonosobo. Data dianalisis dengan uji statistik chi-square dan regression logistic binary. Hasil: Usia ibu saat menikah, status gizi ibu, dan usia ibu saat bersalin meningkatkan risiko BBLR secara signifikan (p<0,05) dalam analisis bivariat. Dalam analisis multivariat, usia menikah dini meningkatkan risiko BBLR 2.24 kali (aOR: 2.24; 95% CI: 1.42-3.52), status gizi meningkatkan risiko BBLR 2.53 kali (aOR: 2.53; 95% CI: 1.68-3.81), dan pendidikan ibu saat SMA menurunkan risiko BBLR 51% (aOR: 0.49; 95% CI: 0.25-0.94). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia ibu saat menikah, status gizi ibu, dan usia ibu saat bersalin dengan BBLR. Usia saat menikah meningkatkan risiko BBLR 2.24 kali, status gizi meningkatkan risiko BBLR 2.53 kali, dan pendidikan SMA menurunkan risiko BBLR 51%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58009
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV