Identifikasi Potensi Ekstrak Bunga Rosella sebagai Larvasida terhadap Larva Nyamuk Aedes Aegypti
Abstract
Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit menular
yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan masih menjadi masalah
kesehatan bagi masyarakat di Indonesia. Penggunaan insektisida kimia sebagai
upaya pengendalian vektor dapat menimbulkan resistensi dan dampak
lingkungan, sehingga dibutuhkan alternatif larvasida berbahan alami. Bunga
rosella (Hibiscus sabdariffa L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid,
saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai larvasida terhadap larva Aedes
aegypti.
Tujuan Penelitian: Mengetahui potensi ekstrak bunga rosella dalam membunuh
larva nyamuk Aedes aegypti.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental
dengan rancangan post-test only control group design. Kelompok uji meliputi
ekstrak etanol bunga rosella dengan persentase 0,2%; 0,25%; 0,3%; 0,35%; 0,4%
kontrol negatif dan kontrol positif dengan masing-masing kelompok dimasukkan
25 larva Aedes aegypti.
Hasil: Hasil studi pada kelompok uji ekstrak bunga rosella menunjukkan
presentase kematian larva Aedes aegypti pada konsentrasi 0,2%; 0,25%; 0,3%;
0,35%; 0,4% adalah 28%, 53%, 57%, 65%, 66%. Analisis probit menunjukkan hasil
LC50 2.227% dan LC90 17.990%.
Simpulan: Ekstrak etanol bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki efek
larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti.
Collections
- Medical Education [2860]
