| dc.description.abstract | Air merupakan salah satu sumber kehidupan yang memiliki peran penting
dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Jenis air yang paling dibutuhkan oleh
manusia adalah air bersih, karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan
kebersihan. Di lingkungan masyarakat, air bersih umumnya berasal dari dua sumber
utama, yaitu air sumur dan air dari perusahaan air minum (PDAM). Salah satu
senyawa yang terkandung dalam air tersebut adalah fluorida, yang secara alami
terkandung pada tanah karena proses degradasi mineral, kadar fluorida di atur oleh
492/MENKES/PER/IV/2010 yaitu sebesar 1,5 mg/L, kadar yang melebihi syarat
maka akan menyebabkan karies pada gigi. Oleh karena itu, fluorida dipilih sebagai
parameter uji dalam penelitian ini. Penentuan kadar fluorida pada sampel air sumur
dan PDAM dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis berdasarkan
SNI 06-6989.29-2005 tentang cara uji fluorida dengan reagen SPADNS. Verifikasi
metode dilakukan untuk memastikan metode tersebut mampu menghasilkan data
yang valid, akurat, dan sesuai metode baku. Hasil verifikasi pengujian ini diperoleh
nilai R
2 = 0,996, nilai LoD dan LoQ = 0,1352 mg/L dan 0,4508 mg/L, nilai presisi
dengan %RSD pada air sumur = 1,46% dan air PDAM = 0,83%, nilai akurasi
diperoleh %R air sumur = 114,64 % dan air PDAM = 109,09 %. nilai estimasi
ketidakpastian pengukuran air sumur sebesar 0,3772 ± 0,0603 mg/L dan air PDAM
sebesar 0,1826 ± 0,0663 mg/L. Kadar fluorida (F ̄) yang terkandung pada air sumur
diperoleh sebesar 0,3772 mg/L dan PDAM sebesar 0,1826 mg/L, nilai kedua
sampel tersebut kategori aman karena berada dibawah batas yang diatur peraturan
kementerian kesehatan. | en_US |