• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemanasan Terhadap Karakteristik Dissolved Organic Matter (DOM) pada Air dengan Metode Spektrofluorometer

    Thumbnail
    View/Open
    21513177.pdf (3.531Mb)
    Date
    2025
    Author
    Hidayat, Nurussyifa Afrilia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Air merupakan komponen penting dalam kehidupan manusia, sehingga kualitas harus menjadi perhatian utama. Salah satu komponen penting yang memengaruhi kualitas air adalah Dissolved Organic Matter (DOM), yang dapat berubah karakteristiknya akibat perlakuan tertentu, seperti pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan karakteristik DOM dan mengetahui pengaruh dari pemanasan tersebut terhadap konsentrasi DOM pada air. Pengujian dilakukan di Laboratorium Kualitas Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII, dengan parameter yang diuji seperti fluorescence excitation-emission matrix (FEEM), UV254, dan dissolved organic carbon (DOC). Analisis data dilakukan dengan metode peak picking dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sampel air sumur, komponen tyrosine-like cenderung mengalami degradasi, sementara fraksi fulvic-like, humic-like, dan allochthonous tidak hanya menunjukkan penurunan tetapi juga fenomena peningkatan intensitas fluoresensi pada suhu tertentu. Pada sampel air PDAM, seluruh komponen DOM mengalami penurunan intensitas seiring peningkatan suhu, yang mengindikasikan terjadinya degradasi termal. Sementara itu, pada sampel air embung, fraksi tyrosine-like dan tryptophan-like mengalami penurunan, namun komponen fulvic-like, humic-like, dan allochthonous relatif lebih stabil dan bahkan menunjukkan peningkatan intensitas fluoresensi setelah pemanasan. Adapun pada sampel air rendaman daun dan soil organic matter, semua fraksi DOM menunjukkan perubahan yang fluktuatif. Untuk parameter DOC, hubungan yang cukup kuat akibat pemanasan hanya terlihat pada sampel air sumur dan air rendaman daun.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57986
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV