Show simple item record

dc.contributor.authorHakeem, Fayyaza Mutia
dc.date.accessioned2025-10-02T04:14:52Z
dc.date.available2025-10-02T04:14:52Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57983
dc.description.abstractGenerasi Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan memiliki keterpaparan tinggi terhadap media sosial, sehingga lebih rentan mengalami gejala psikologis seperti FoMO. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesepian dan Fear of Missing Out (FoMO) pada Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 242 individu yang berpartisipasi sebagai subjek dalam penelitian ini. Pengukuran dilakukan menggunakan skala ON-FoMO dan UCLA Loneliness versi ketiga. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson. Hasil analisis mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara kesepian dan FoMO, dengan nilai sebesar 0,295 dan p = 0,000. Artinya bahwa semakin tinggi kesepian yang dirasakan individu, maka semakin tinggi juga kecenderungannya mengalami FoMO. Meskipun kekuatan hubungan relatif lemah, namun tetap relevan dalam menjelaskan kontribusi kesepian terhadap kecenderungan mengalami FoMO, terutama dalam konteks kehidupan digital Generasi Z.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKesepianen_US
dc.subjectFear of Missing Out (FoMO)en_US
dc.subjectGenerasi Zen_US
dc.subjectMedia Sosialen_US
dc.titleHubungan Antara Kesepian dengan Rasa Takut Ketinggalan Atau Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z Pengguna Aktif Media Sosialen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320055


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record