• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Parasetamol dari Para-aminofenol dan Asetat Anhidrat dengan Kapasitas 5.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    20521199.pdf (5.777Mb)
    Date
    2025
    Author
    Zulmar, Marinus Israldo
    Fauzi, Encep Anwar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia merupakan negara dengan penduduk mencapai 264 juta jiwa. Hal ini mengakibatkan kebutuhan akan obat-obatan juga besar. Bahan aktif obat yang sering digunakan adalah parasetamol. Kebutuhan parasetamol di Indonesia masih sangat tergantung pada impor. Mengingat besarnya kebutuhan parasetamol maka produksi parasetamol menarik untuk ditinjau. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka dirancang pabrik parasetamol dengan kapasitas 5.000 ton/tahun. Dengan memperhatikan faktor ketersedian bahan baku, transportasi, tenaga kerja, pemasaran, dan utilitas, maka lokasi pabrik yang dipilih adalah di Kawasan Industri Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, di atas lahan seluas 1,44 hektar dan mempekerjakan sekitar 153 karyawan. Proses utama yang digunakan adalah asetilasi dari para-aminofenol dan asetat anhidrat menggunakan reaktor Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) pada suhu 108°C dan tekanan 1 atm. Bahan baku para-aminofenol yang dibutuhkan sebesar 494,05 kg/jam dan asetat anhidrat sebesar 689,98 kg/jam, menghasilkan produk parasetamol sebesar 631,313 kg/jam serta produk samping berupa campuran asam asetat, asetat anhidrat dan air. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas mencakup air sebesar 69.642,74 kg/jam, steam sebesar 2.088,31 kg/jam, listrik sebesar 418,31 kW, dan solar sebesar 188,62 kg/jam. Berdasarkan analisis resiko, pabrik ini dikategorikan low risk. Sejalan dengan hasil penilaian tersebut, pendekatan low risk juga diterapkan dalam analisis evaluasi ekonomi pabrik. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan profit setelah pajak sebesar Rp32,53 miliar/tahun dengan ROI setelah pajak 19%, POT 3,4 tahun, BEP 56,32%, SDP 33%, dan DCFRR 19%. Berdasarkan parameter ekonomi dan teknis tersebut, pabrik parasetamol dari para-aminofenol dan asetat anhidrat dinyatakan layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57978
    Collections
    • Chemical Engineering [1392]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV