Efektivitas Video Edukasi terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang TBC Paru pada Siswa SDN 2 Karangluhur dan SDN 3 Kertek
Abstract
Latar belakang: Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan
terhadap penularan TB paru, hal ini disebabkan karena tingginya aktivitas sosial
dan sistem imun yang rendah. Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular
yang masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Wonosobo. Oleh karena itu,
diperlukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang TB paru
dengan menggunakan video sebagai media untuk menyampaikan informasi.
Tujuan: Mengetahui efektivitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan
siswa SD tentang TB paru.
Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-posttest control group
design, data dikumpulkan dengan metode purposive sampling dengan membagikan
kuesioner saat pretest dan posttest, jumlah sampel yaitu 110 responden.
Analisis hasil: Analisis univariat digunakan untuk mendiskripsikan karakteristik
responden, mengetahui tingkat pengetahuan tentang TBC paru, dan mengetahui
selisih nilai tes. Analisis bivariat menggunakan uji Mann whitney untuk mengetahui
pengaruh video edukasi terhadap tingkat pengetahuan. Uji Mann Whitney
digunakan karena data tidak terdistribusi normal.
Hasil: Pada kelompok kontrol hasil pretest menunjukkan mayoritas responden
berpengetahuan cukup (50%) sedangkan hasil posttest didominasi siswa
berpengetahuan baik dan cukup (46%). Pada kelompok perlakuan hasil pretest
menunjukkan mayoritas responden berpengetahuan cukup (53,3%), sedangkan
hasil posttest didominasi siswa berpengetahuan baik (68,3%). Rata-rata selisih nilai
tes kelompok kontrol yaitu 8,5 sedangkan pada kelompok perlakuan sebesar 16,1.
Video edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang TBC
paru (Asymp.sig = 0,039).
Kesimpulan: Video edukasi efektif dala
Collections
- Pharmacy [1896]
