Hubungan Kelekatan Teman Sebaya dan Kontrol Diri pada Mahasiswa Rantau di Yogyakarta
Abstract
Kontrol diri adalah kemampuan penting untuk mengelola emosi dan perilaku,
terutama bagi mahasiswa yang tinggal jauh dari rumah. Salah satu faktor yang
memengaruhi perkembangan kontrol diri adalah hubungan kelekatan dengan teman
sebaya. Hubungan yang saling mendukung dan percaya dapat menciptakan rasa
aman emosional, sehingga individu lebih mampu mengendalikan dorongan dan
bertindak sesuai tujuan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara kelekatan teman sebaya dan kontrol diri pada mahasiswa rantau di
Yogyakarta, dengan hipotesis yaitu terdapat hubungan positif antara keduanya.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional,
melibatkan sebanyak 154 mahasiswa rantau. Intrumen yang digunakan adalah Brief
Self-Control Scale (BSCS) versi adaptasi Arifin dan Milla (2020) untuk mengukur
kontrol diri, serta The Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) versi
adaptasi bahasa Indonesia oleh Javier dan Rahayu (2022) untuk mengukur
kelekatan teman sebaya. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi Pearson
sebesar r = 0.270 dengan p = <.001 yang menunjukkan adanya hubungan positif
signifikan antara kelekatan teman sebaya dan kontrol diri pada mahasiswa rantau.
Collections
- Psychology [243]
