• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efektivitas dan Reaksi Obat yang tidak dikehendaki Serta Faktor-faktor yang memengaruhinya pada Pengobatan Gangguan Tiroid di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21613159.pdf (2.392Mb)
    Date
    2025
    Author
    Putri, Noviana Prasmita Tiara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Gangguan tiroid mempunyai beberapa pilihan obat, yang efektivitasnya dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas, reaksi obat yang tidak dikehendaki (ROTD), serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada pasien gangguan tiroid di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan observasional potong-lintang dengan pengambilan data secara retrospektif pada periode 2020-2024. Penilaian efektivitas dan ROTD obat gangguan tiroid berdasar gejala, tanda klinis, atau keduanya yang tercantum pada rekam medis. Analisis Data: Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis usia, jenis kelamin, regimen terapi, jumlah obat, komorbiditas, dan kadar tiroid awal terhadap efektivitas terapi dan ROTD, serta Fisher’s Exact Test sebagai alternatif. Variabel yang berpengaruh terhadap efektivitas terapi dan ROTD dapat dilihat berdasarkan perolehan p-value dan OR IK95% untuk menilai kekuatan korelasinya. Hasil: Penelitian ini melibatkan 69 pasien hipertiroid dan 5 pasien hipotiroid. Diperoleh nilai efektivitas terapi hipertiroid sebanyak 56 pasien (81,1%) dan hipotiroid 100%. Pasien hipertiroid yang mengalami ROTD sebanyak 14 pasien (20%). Faktor yang memengaruhi efektivitas terapi pasien hipertiroid adalah usia. Namun, tidak ada hubungan antara faktor demografi dan klinis dengan kejadian ROTD pada pasien gangguan tiroid. Kesimpulan: Pasien dewasa memiliki potensi mengalami keefektifan terapi hipertiroid sebesar 16,5 kali dibandingkan dengan usia ≥60. Studi lanjutan dengan desain kohort retrospektif direkomendasikan untuk analisis hubungan yang lebih mendalam.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57943
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV