Pengetahuan dan Keyakinan Pasien terkait Pengobatan Gangguan Depresi di RSUD Ciamis dan Rsud Kota Banjar
Abstract
Latar belakang: Kurangnya pengetahuan dan keyakinan pada pasien depresi dapat
mengakibatkan pengobatan menjadi tidak optimal. Pengobatan yang tidak optimal
dapat meningkatkan risiko bunuh diri dan munculnya penyakit kronis lain.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan keyakinan
pasien terkait pengobatan gangguan depresi di RSUD Ciamis dan RSUD Kota
Banjar.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain cross-sectional dan
pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Pengolahan data yang
dilakukan meliputi analisis univariat, bivariat dengan uji korelasi pearson dan
multivariat dengan uji regresi linear berganda.
Hasil: Rata-rata skor pengetahuan pasien 11,07 (SD±2,0). Rata-rata skor necessity
19,22 (SD±0,38), concern 13,93 (SD±0,37), overuse 6,85 (SD±0,23), harm 11,78
(SD±0,31). Usia, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan, durasi penyakit, riwayat
keluarga, dan peresepan antidepresan secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap pengetahuan (F=0,022), necessity (F=0,022), concern (F=0,015), overuse
(F=0,018), harm (F=0,035). Terdapat korelasi signifikan antara pengetahuan dan
keyakinan (p<0,001)
Kesimpulan: Sebagian besar pasien depresi memiliki pengetahuan dan keyakinan
terhadap manfaat pengobatan yang cukup tinggi. Usia, pekerjaan, pendidikan,
status pernikahan, durasi penyakit, riwayat keluarga, dan peresepan antidepresan
secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan keyakinan.
Terdapat hubungan pengetahuan dengan keyakinan terhadap manfaat pengobatan.
Collections
- Pharmacy [1896]
