• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penapisan Aktivitas Antibakteri dan Antijamur Endofit Neocosmospora sp. PCL-Y-31B San Phomopsis sp. PCL-o-18 yang diisolasi dari Peronema Canescens Jack

    Thumbnail
    View/Open
    21613286.pdf (2.105Mb)
    Date
    2025
    Author
    Tsurayya, Faiqoh
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Resistensi mikroba menjadi permasalahan global yang menyebabkan efektivitas pengobatan menurun. Diperlukan senyawa antimikroba baru untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu sumber bahan baku antimikroba adalah jamur endofit yang dapat menghasilkan metabolit dengan aktivitas seperti tanaman inangnya. Peronema canescens Jack atau sungkai merupakan tanaman yang telah dilaporkan menghasilkan metabolit dengan aktivitas antibakteri dan antikanker. Endofit Neocosmospora sp. PCL-Y-31-B dan Phomopsis sp. PCL-O- 18 adalah dua jamur endofit yang diisolasi dari Peronema canescens Jack dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai agen antibakteri dan antijamur alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas potensi antibakteri dan antijamur dari kedua jamur tersebut dalam menghambat bakteri Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan jamur Candida albicans. Metode: Jamur dikultur pada media Potato Dextrose Agar (PDA) selama 14 hari untuk Neocosmospora sp. PCL-Y-31-B dan 28 hari untuk Phomopsis sp. PCL-O- 18 pada suhu 28 °C. Kultur kemudian diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat dan dikeringkan hingga menjadi ekstrak kental. Uji aktivitas antibakteri dan antijamur dilakukan menggunakan metode difusi cakram untuk menentukan zona hambat di sekitar cakram yang menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap mikroorganisme uji. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dari kedua jamur endofit tidak menunjukkan aktivitas antibakteri maupun antijamur terhadap semua mikroorganisme uji. Hanya kontrol positif yang memberikan zona hambat, yang mengindikasikan validitas metode uji yang digunakan. Kesimpulan: Ekstrak etil asetat dari kedua jamur endofit tidak menunjukkan aktivitas antibakteri maupun antijamur terhadap semua mikroorganisme uji.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57901
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV